Cawang Sunset Road

Jakarta Kampus UKI - Cawang
Posted in Property For Sale, Residential Properties

Segudang Peluang Terbentang di Cawang

Masifnya perkembangan Kota Jakarta sebagai pusat bisnis di Indonesia tak bisa dipungkiri turut memacu menjungkarnya kawasan-kawasan bisnis baru (CBD) di Ibukota negara ini. Sebut saja kawasan segitiga emas (Thamrin-Sudirman-Kuningan) di pusat Jakarta, lantas menyebar ke selatan (TB Simatupang, Gatot Subroto), menyusul wilayah barat dengan kawasan Sentra Primer Baru Barat-nya (Puri Indah, Kebon Jeruk, Grogol) dan kini berlanjut ke wilayah timur dengan kawasan Cawang.

Setidaknya ada dua alasan didapuknya Cawang sebagai the next CBDJakarta di masa depan. Pertama Cawang merupakan daerah yang sangat strategis karena berada tepat di pintu gerbang masuk Jakarta dari arah Timur dan Tenggara, seperti Cibubur, Bogor, Bekasi, serta diapit oleh empat ruas tol yang mengarah ke Semanggi, Jagorawi, Jakarta-Cikampek, plus ruas jalan tol Cawang –Tanjung Priok.

Kawasan Cawang juga tergolong seksi paska kembali beroperasinya aktifitas pe­nerbangan komersial di Bandara Udara (Bandara) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, sebagai alternatif pengurai ke­padatan di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, fungsionalisasi bandara Halim tersebut diyakini mampu meningkatkan pertumbuhan properti di kawasan sekitarnya, terutama Cawang, karena terhitung sebagai daerah terdekat yang paling “siap”. Sementara alas­an kedua, kawasan seluas 179,04 hektar ini menyediakan banyak lahan yang masih bisa digarap dengan harga miring dibanding kawasan bisnis lainnya di Jakarta.

Harga tanah untuk ruas MT Haryono, misalnya. Di jalur utama yang membelah kawasan ini pada poros Barat-Timur, rata-rata dipatok pada angka Rp15 juta – 20 juta/m2. Sementara koridor DI Panjaitan, pada poros Utara-Selatan, seharga Rp15 juta – 17 juta/m2 dan sepanjang koridor Dewi Sartika (Utara-Selatan, di sisi Barat) mencapai Rp10 juta – 12 juta /m2. Meski tercatat ma­sih rendah, ke depannya diperkirakan bakal meng­alami kenaikan sekitar 15% per tahunnya.

Sejumlah riset yang dilakukan konsultan properti pun sepakat jika Cawang memang potensial untuk dikembangkan sebagai kawasan pusat bisnis atau CBD baru dalam beberapa tahun ke depan. Potensi ini mengingat kawasan segitiga emas seperti Gatot Subroto, Kuningan, dan Sudirman sudah memasuki tahap jenuh serta mengalami keterbatasan lahan, sehingga memotivasi perusahan-perusahaan dengan anggaran terbatas untuk mencari alternatif lokasi lain yang lebih prospektif, baik dari segi harga maupun aksesibilitas.